Luncurkan Berbagai Inovasi, Karantina Pertanian Surabaya Bersiap Menuju WBBM

Hery SusenoBerita

Surabaya – Setelah mendapat predikat zona integritas (ZI) dan wilayah bebas korupsi (WBK), Karantina Pertanian Surabaya bersiap menuju wilayah birokrasi bersih melayani (WBBM). Komitmen tersebut dibuktikan dengan adanya kegiatan pencanangan WBK/WBBM di Kantor Karantina Pertanian Surabaya, Kamis (23/06).

Tujuan dari pembangunan ZI menuju WBK/WBBM adalah untuk mencegah korupsi dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Setiap instansi pelayanan publik harus memiliki maklumat layanan yang mencakup dua nilai, yakni kesanggupan untuk melaksanakan layanan dan sanksi jika tidak melaksanakannya.

Sidik Aji Nugroho selaku narasumber dari Ombudsman mengatakan bahwa alur pelayanan mulai dari pendaftaran hingga selesai harus diinformasikan ke masyarakat dan produk layanan serta inovasi juga harus diinformasikan kepada pengguna layanan.

Cicik Sri Sukarsih selaku Kepala Karantina Pertanian Surabaya bahwa pihaknya telah memiliki inovasi layanan yang akan memudahkan masyarakat, seperti IKIAE (Inovasi Karantina – Inspirasi Antar Entitas), SULAP (Survey Laboratorium Pengujian), SIPAKU (Servis dan Informasi Prapat Kurung), SISKA (Sistem Informasi Sertifikasi Karantina Surabaya) dan Pelayanan ILI (In Line Inspection).

Cicik optimis bahwa Karantina Pertanian Surabaya mampu memperoleh predikat WBBM setelah mendapat predikat ZI dan WBK. Karantina Pertanian Surabaya akan terus meningkatkan kualitas pelayanan publik agar tercipta good governance (pemerintahan yang baik) dan clean governance (pemerintahan yang bersih).

#LaporKarantina🍎🐶#KarantinaPertanianSurabaya

Share