Karantina Pertanian Surabaya bersama TNI/Polri Gelar Razia lalulintas Hewan Rentan PMK di Pelabuhan Ketapang

bbkp surabayaBerita

Banyuwangi- Mengantisipasi meluasnya wabah penyakit Mulut dan Kuku (PMK) seiring tingginya frekuensi pengiriman ternak sapi Potong dari Bali dan Bima yang masuk melalui Pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi razia dilakukan. Selasa, (07/06).

Razia bersama digelar di pintu keluar pelabuhan ASDP Ketapang Banyuwangi. Targetnya kendaraan truck pengangkut hewan rentan PMK, termasuk truck pengangkut produk hewan. Seluruhnya diminta menunjukkan dokumen yang menyertai seperti dokumen karantina dari daerah asal seta dokumen pendukung lainnya. Kemudian untuk truck pengangkut hewan dan produk hewan diarahkan ke Kantor Karantina Pertanian Surabaya wilker Banyuwangi untuk tindakan karantina lebih lanjut.

“Kegiatan ini wujud Siaga Satu PMK, Karantina Pertanian Surabaya, Polisi dan TNI memeriksa truck yang mengangkut sapi melalui Pelabuhan Ketapang. Pengetatan pemeriksaan lalulintas ini akan terus dilakukan seiring datangnya Idul Kurban. Jadi, kita antisipasi masuknya ternak dari Bali ke Banyuwangi“ jelas Millewa, Kapolresta Banyuwangi.

“Hasil razia bersama hari ini didapatkan truck pengangkut sapi potong dari Bali yang telah dilengkapi dokumen karantina serta bak truck telah tersegel karantina dari daerah asal. Segel ini tidak boleh dibuka sampai di tujuan. Ternak sapi potong rata-rata dikirim ke berbagai kota di Jawa Barat. Di Pelabuhan bongkar dilakukan pemeriksaan dokumen, pemeriksaan fisik, kesesuaian jumlah, jenis kemudian dilakukan desifeksi secara menyeluruh terhadap hewan dan alat angkut di Kantor Karantina Pertanian Surabaya Wilker Banyuwangi untuk mencegah PMK” kata Putu selaku Penanggungjawab Wilayah Kerja Banyuwangi.

Dalam keterangan tertulisnya, Cicik selaku Kepala Karantina Pertanian Surabaya menyampaikan ” Pengiriman ternak dari Bali tujuan ke berbagai daerah di Jawa Barat diperbolehkan karena Bali termasuk daerah bebas PMK asalkan persyaratan administrasi dan teknis terpenuhi. Seperti salah satunya sapi potong sudah melalui masa karantina 14 hari dan tidak transit/singgah didaerah wabah untuk menuju daerah bebas lainnya. Hal ini sesuai dengan SE Kepala Barantan nomor 14213/KR.120/K/05/2022 tentang perubahan SE Kepala Barantan Nomor 12950/KR.120/K/05/2022 tentang peningkatan kewaspadaan terhadap kejadian PMK.”

#PMKdapatdisembuhkan

#PMKTidakBerbahayaBagiManusia

#Kementanhadir

#KarantinaPertanianSurabaya

Share