Paku Tanduk Rusa Senilai Puluhan Juta Rupiah Diekspor ke Jepang

bbkp surabayaBerita

Surabaya (11/04) Mempunyai hobi menanam dan merawat tanaman hias merupakan sesuatu hal yang sangat positif. Apabila tanaman tersebut bisa tumbuh cantik maka bisa membuat hati menjadi nyaman. Terlebih bila menghasilkan pundi-pundi rupiah. Adiwena Nugroho, salah satu eksportir asal Blitar mengaku bahwa ia mencoba mengekspor paku tundak rusa (Platycerium redleyi) ke Jepang karena permintaannya yang lumayan tinggi. Adiwena mengekspor 155 bibit paku tanduk rusa dengan harga Rp 40 juta. Awab Nazir selaku pejabat Karantina Pertanian Surabaya yang bertugas di Kantor Pos Kediri melaksanakan pengawasan perlakuan di tempat pemilik. Ia mengatakan bahwa tanaman hias Platycerium saat ini memang sangat diminati baik di pasar lokal maupun mancanegara khususnya Jepang. โ€œTanaman paku tanduk rusa saat ini memang lagi tren sehingga Kantor Pos Kediri kebanjiran permohonan ekspor ke Jepang. Jepang merupakan salah satu negara yang sangat ketat dalam proses ekspor khususnya tanaman hias sehingga harus bebas dari Nematoda Radopholus similis dan serangga,โ€ jelasnya. Paku tanduk rusa dikenal sebagai tanaman hias yang mudah dirawat. Tanaman ini hidup dan berkembang dengan cara menempel ke pohon lain tetapi tidak merugikan pohon yang menjadi inangnya. Salah satu yang menarik dari paku tanduk rusa ini adalah bentuk daunnya yang menjuntai mirip seperti tanduk rusa. Ia lebih suka hidup di lingkungan dengan kondisi lembab dengan sinar matahari yang rendah. #LaporKarantina๐ŸŽ๐Ÿถ#KarantinaPertanianSurabaya

Share