Karantina Pertanian Surabaya Bahas Sampah Alat Angkut dan Penyakit Mulut dan Kuku

Hery SusenoBerita

Surabaya – Karantina Pertanian Surabaya mengundang stakeholder lingkup Pelabuhan Tanjung Perak dalam acara coffee morning. Bertemakan sinergisitas dan dukungan stakeholder lingkup Pelabuhan Tanjung Perak, acara ini sukses digelar, Selasa (08/11).

Berbagai pertanyaan, masukan dan dukungan disampaikan oleh peserta yang antusias mengikuti acara ini hingga usai. Mereka sangat tertarik dengan peran karantina dalam penanganan sampah alat angkut dan penyakit mulut dan kuku (PMK).

Saiful salah seorang peserta menyampaikan bahwa selama ini pihak pelayaran telah mengelola sampah alat angkut dari penumpang dengan baik. Namun terkadang masih ada oknum yang melempar sampah makanan baik dari bahan asal hewan maupun tumbuhan ke laut atau sekitar dermaga.

Iman Suryaman selaku Koordinator Karantina Tumbuhan, Karantina Pertanian Surabaya mengatakan bahwa sampah makanan yang berasal dari hewan maupun tumbuhan yang diturunkan dari alat angkut harus dimusnahkan oleh penanggung jawab alat angkut di bawah pengawasan pejabat karantina.

“Berdasarkan Pasal 54 UU No. 21 Tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, media pembawa yang berupa sisa makanan dari produk hewan maupun tumbuhan harus dibuang pada kotak sampah karantina untuk dimusnahkan. Sampah makanan dari alat angkut ini juga berpotensi membawa risiko hama penyakit hewan dan tumbuhan,” kata Oka Mantara saat menyampaikan materi sebagai narasumber.

Cicik Sri Sukarsih, Kepala Karantina Pertanian Surabaya mengucapkan terima kasih atas sinergisitas dan kolaborasi yang sudah terjalin dengan baik. “Sinergitas dan dukungan dari semua pihak di Pelabuhan Tanjung Perak sangat penting untuk meningkatkan pelayanan karantina yang lebih baik,” ungkapnya.

Kegiatan tersebut diselenggarakan untuk meningkatkan dukungan dan sinergi perkarantinaan. Bertindak sebagai narasumber dalam acara ini diantaranya Oka Mantara, Heli Alfiantoro, dan Iman Suryaman.

Acara ini dihadiri oleh 90 orang undangan dari beberapa instansi terkait, perusahaan pelayaran dan PPJK lingkup Pelabuhan Tanjung Perak.

#LaporKarantina🍎🐶#KarantinaPertanianSurabaya

Share