Dukung Ekspor, Karantina Pertanian Surabaya Hadir dalam Semarak East Java Export Festival (EJEF)

Hery SusenoBerita

Surabaya – Karantina Pertanian Surabaya turut semarakkan East Java Export Festival (EJEF) sebagai ajang untuk meningkatkan promosi dan citra produk ekspor Jawa Timur di Novotel Surabaya, Selasa (1/11).

Karantina Pertanian Surabaya sebagai instansi yang melakukan sertifikasi komoditas pertanian ekspor membuka stand pelayanan ekspor. Di stand ini tersedia informasi persyaratan ekspor komoditas pertanian dan inovasi layanan eskpor seperti aplikasi Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports (IMACE). IMACE adalah aplikasi peta potensi komoditas ekspor pertanian yang memberikan informasi daerah sebaran komoditas pertanian dan negara tujuan ekspor.

Hal ini juga sesuai dengan program yang digagas oleh Menteri Pertanian RI, Syahrul yasin Limpo yaitu Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks). Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa yang hadir, membuka dan melepas ekspor kopi dan produk makanan ringan halal di acara ini. Khofifah juga mengapresiasi sinergi dan kolaborasi berbagai elemen strategis yang berkomitmen untuk memperkuat perekonomian Jawa Timur.

Secara terpisah, Cicik Sri Sukarsih selaku Kepala Karantina Pertanian Surabaya menyampaikan tujuan dari pelaksanaan EJEF adalah untuk meningkatkan nilai dan daya saing komoditas ekspor Jawa Timur. “Saya harap kegiatan ini dapat menjaring eksportir dan petani milenial dalam upaya meningkatan program Gratieks serta kerjasama dengan instansi terkait,” ungkap Cicik.

Salah satu pengunjung pameran, calon eksportir mendatangi stand Karantina Pertanian Surabaya dan menanyakan seputar persyaratan ekspor mir kering tujuan China. “Potensi ekspor mie kering dan komoditas pertanian lainnya ke China berpotensi besar, apalagi dengan terbukanya kembali keran ekspor porang. Lengkapi persyaratan dan dokumen pendukungnya dan Karantina Pertanian Surabaya akan terbitkan sertifikasi kesehatannya,” pungkas Cicik.

“Ekspor komoditas pertanian asal Jawa Timur dapat ditingkatkan, mengingat banyaknya emerging produk pertanian yang bernilai tinggi,” ungkapnya lagi.

EJEF atau pameran ekspor festival, diikuti oleh perwakilan kemeterian/lembaga, organisasi masyarakat, perguruan tinggi, pegiat halal, hingga industri kecil menengah (IKM) Jawa Timur.

#LaporKarantina🍎🐶#KarantinaPertanianSurabaya

Share